Minggu, 06 Mei 2012

Menguatnya Harapan QE3 Dukung Emas

     Emas naik pada hari Jumat seiring investor yang menjual minyak mentah dan bursa saham membeli emas pasca data nonfarm payroll AS yang lemah mendorong daya tarik investasi emas dalam spekulasi bahwa melemahnya perekonomian dapat memicu pelonggaran kebijakan tambahan dari Federal Reserve. Namun emas masih ditutup turun sebesar 0.6% untuk tingkat minguan.
     Gubernur Fed Ben Bernanke “telah mengatakan bahwa QE3 tergantung data yang akan datang. Pada pidato selanjutnya ia akan kembali menegaskan bahwa Fed bersedia mengambil tindakan lebih," ucap Axel Merk, CIO pada Merk Funds. "Salah satu alasan kenaikan pada harga emas adalah periode konsolidasi yang terlalu lama," ucapnya. Emas pulih dari penurunan sebelumnya setelah Dep. Tenaga Kerja melaporkan bahwa AS menambahkan 115,000 pekerja pada payrolls bulan lalu, perlambatan selama 3 bulan berturut-turut. Investor juga terus mencerna berita bahwa grup CME memberikan penangguhan selama 90 hari untuk menerapkan aturan baru yang akan menaikkan margin untuk sejumlah bursa anggota sebanyak 1/3.

Kamis, 03 Mei 2012

Minyak Anjlok, Menanti NFP AS

     Harga minyak mentah turun anjlok  sebesar 2% pada  hari Kamis seiring bertambahnya   tanda  melambatnya  pertumbuhan  ekonomi  AS  membuat investor untuk melakukan profit-taking dari harga yang berada pada puncak range  belakangan  ini, dan  seiring  pasar  menanti data NFP AS hari Jumat. Pasar  tenaga  kerja  AS  kemungkinan  akan  pulih  di  bulan   April dengan perkiraan tingkat perekrutan bertambah, namun optimisme mengenai outlook tersebut terkikis oleh data yang menunjukkan pertumbuhan yang lebih lambat perkiraan pada sektor jasa AS dan penjualan ritel turun.
     Turut menambah sentimen bearish, adalah komentar pejabat OPEC yang mengatakan sedang berusaha menurunkan harga minyak untuk mencegah berkurangnya tingkat permintaan dan jumlah ouput OPEC yang jauh melebihi targe resminya. "Harga minyak menyentuh puncak range perdagangan belakangan ini sehingga terkena aksi jual dan investor juga cemas menjelang data NFP As," ucap Bill O'Grady, kepala strategis pasar pada Confluence Investment Management di St. Louis, Missouri.

Logam Mulia Kian Terkikis

     Logam mulia masih bergerak sempit dengan emas yang terjebak di kisaran sempit hanya $2.33. Pergerakan emas masih terus tertekan. Pembelian fisik minim dikarenakan berkurangnya permintaan dari negara konsumen emas terbesar, India dan China. 
    Trader mengatakan investor emas di India masih menahan diri untuk bertransaksi dikarenakan pergerakan emas yang terus merosot hingga ke level awal bulan Agustus 2011. Trader juga melihat minimnya peluang untuk berinvestasi dalam emas. "Fokus pasar pekan ini masih pada data non-farm payrolls dan kondisi ekonomi AS," jelas analis Standard Bank, Marc Ground.
    Spot emas di $1,635.10/ons, turun 70 sen, sementara perak naik 1 sen menjadi $30.06/ons, platinum di $1,532/ons, naik $1 dan palladium di $658.90/ons, naik 90 sen dari level penutupan lalu.

Rabu, 02 Mei 2012

Logam Mulia Belum Jauhi Level Rendah

     Logam mulia diperdagangkan melemah dengan pergerakan emas yang terus menunjukkan pelemahan di awal perdagangan sesi Asia. Rilis data pekerja AS yang meleset dari prediksi tadi malam (02/04) gagal mendorong minat investor pada emas.
      Hal ini juga dikarenakan komentar dari anggota bank sentral yang mengindikasikan bahwa langkah stimulus baru tidak akan dilakukan dalam waktu dekat. Permintaan untuk perdagangan nilai tukar emas mulai menurun. "Tidak dapat diragukan lagi bahwa pembelian menurun," jelas analis UBS, Edel Tully. Dari segi teknikal, level reistance emas berada di dikisaran MA 100-day di $1,670/ons, jelas VTB Capital.
     Harga emas di $1,652.10/ons, turun $1.60 dari level penutupan New York, perak di $30.60/ons, turun 5 sen, platinum di $1,558.50/ons, turun 50 sen dan palladium di $664.80/ons, turun 20 sen.

Bertambahnya Suplai Benamkan Minyak

     Harga minyak mentah turun pada hari Rabu, seiring suplai minyak mentah AS naik ke level paling tinggi dalam lebih dari 20 tahun setelah naik untuk minggu keenam pekan lalu dan tingkat pekerjaan berkurang di AS dan Eropa, memperburuk outlook permintaan minyak. Penurunan ini mengembalikan gain pada sesi lalu, setelah kenaikan lebih banyak dari perkiraan pada suplai minyak mentah menambah tekanan pasca data yang menunjukkan perusahaan swasta AS menambah pekerja lebih sedikit dari perkiraan di bulan April, dan sektor manufaktur Eropa yang turun lebih dalam, yang menekan tingkat pekerjaan. Pesanan baru di pabrik AS yang mencetak penurunan terbesar dalam 3 tahun juga turut memperburuk sentimen pasar.
     Kecemasan berlanjutnya kekacauan pada harga minyak menyusul meredanya resiko geopolitik setelah Iran setuju untuk kembali bernegosiasi dengan 6 negara dunia mengenai program nuklirnya.

Senin, 30 April 2012

Emas Kokoh Dekat Level $1664, Ditutup Turun Untuk Bulan April

      Harga emas beranjak naik pada hari Senin dalam membaiknya outlook teknikal yang dapat menambah gain pekan lalu, namun emas ditutup sedikit turun untuk bulan April. Emas turun sekitar 0.2% di bulan April, untuk ketiga bulannya dan penurunan bulanan terpanjang sejak tahun 2000. Sejumlah data AS yang kuat dan memudarnya harapan stimulus tambahan dari Federal Reserve telah mengikis minat investasi pada emas.
    Setelah tiba-tiba turun 1% pada awal sesi, emas perlahan mulai menghapus penurunan tersebut untuk beranjak naik. Analis mengatakan kemampuan emas untuk bertahan di atas support kunci dan mencetak kenaikan mingguan pekan lalu memicu aksi beli teknikal. "Emas bullish pada pekan lalu, menguatkan kepercayaan bahwa rally selanjutnya akan lebih tinggi," ucap Tom Fitzpatrick, strategis pada unit riset teknikal Citigroup, CitiFX. Fitzpatrick mengatakan target selanjutnya emas mungkin pada level tinggi bulan Februari $1,790 per ons, namun kenaikan dalam jangka pendek mungkin bertahap bukan langsung melejit. Data payrolls AS pada hari Jumat nanti juga akan menjadi pemicu utama.

Kamis, 19 April 2012

Logam Mulia Negatif

       Logam mulia diperdagangkan di wilayah negatif, dengan emas yang terjebak di kisaran sempit hanya $2.41. "Target emas di $1,630/ons dan jika emas menembus level ini, harga akan terus bergerak turun ke level $1,600/ons," jelas analis ANZ, Natalie Robertson.
     Menurut gambaran teknikal,  jika emas menembus level $1,630/ons maka terbuka peluang pelemahan hingga $100, namun permintaan fisik dan aksi beli yang dilakukan bank sentral diharapkan dapat membatasi pelemahan." Untuk perak, pergerakan terlihat stabil dan didukung oleh komentar GFMS bahwa permintaan perak akan naik sekitar 5% tahun ini. ANZ memperkirakan permintaan akan naik sekitar 4.5%. Beberapa analis mengatakan bahwa logam diperdagangkan sekitar $31.00-$32.50/ons selama bulan April. 
Harga emas di $1,641.55/ons, turun $1.05, dan perak di $31.69/ons, turun 11 sen dari level penutupan.